top of page

Antara Memori, Lupa, dan Penuaan: Mana yang Normal dan Tidak?

Updated: Jul 11, 2022

Banyak orang menuju lansia khawatir akan ingatan dan kemampuan berpikir mereka. Misalnya, mereka khawatir karena membutuhkan waktu lebih lama dari sebelumnya untuk mempelajari hal-hal baru, atau terkadang mereka lupa membayar tagihan. Perubahan ini biasanya merupakan tanda-tanda kelupaan ringan – seringkali merupakan bagian normal dari penuaan – bukan masalah memori yang serius.



Apakah itu kelupaan normal dan apa yang tidak?

“Hal yang normal bila Anda melupakan beberapa hal sesekali seiring bertambahnya usia, tetapi masalah memori yang serius membuat Anda sulit untuk melakukan hal sehari-hari seperti mengemudi, menggunakan telepon, dan bahkan menemukan jalan pulang.”

Berkonsultasilah dengan dokter Anda untuk mengetahui apakah masalah memori dan masalah kognitif lainnya, seperti kemampuan untuk berpikir dan belajar dengan jelas, masih dalam keadaan adalah normal dan apa yang mungkin menyebabkannya.


Tanda-tanda bahwa sudah saatnya Anda berbicara dengan dokter meliputi:

  1. Mengajukan pertanyaan yang sama berulang-ulang

  2. Tersesat di tempat yang telah dikenal baik

  3. Mengalami kesulitan mengikuti sebuah resep atau petunjuk

  4. Menjadi lebih bingung tentang waktu, orang, dan tempat

  5. Tidak merawat diri sendiri —makan dengan buruk, tidak mandi, atau berperilaku tidak aman


Tips mengatasi lupa Orang yang mudah lupa dapat menggunakan berbagai teknik yang dapat membantu mereka tetap sehat dan mengatasi perubahan dalam memori dan keterampilan mental mereka.


Berikut beberapa tipsnya:

  1. Mulai pelajari keterampilan baru.

  2. Ikuti rutinitas harian.

  3. Rencanakan tugas, buat daftar tugas, dan gunakan alat bantu seperti kalender dan catatan.

  4. Letakkan dompet atau kunci, telepon, dan kacamata Anda di tempat yang sama setiap hari.

  5. Tetap terlibat dalam kegiatan yang dapat membantu pikiran dan tubuh.

  6. Jadilah sukarelawan di komunitas Anda, di sekolah, atau di tempat ibadah Anda.*

  7. Habiskan waktu bersama teman dan keluarga.*

  8. Tidur yang cukup, umumnya tujuh sampai delapan jam setiap malam.

  9. Berolahraga dan makan dengan baik.

  10. Mencegah atau mengontrol tekanan darah tinggi.

  11. Jangan minum banyak alkohol.

  12. Dapatkan bantuan jika Anda merasa tertekan selama berminggu-minggu.




Gangguan kognitif ringan

Beberapa orang dewasa menuju lansia memiliki kondisi yang disebut gangguan kognitif ringan (Mild Cognitive Impairment - MCI), yang berarti mereka memiliki lebih banyak memori atau masalah berpikir lain daripada orang lain seusia mereka. Penderita MCI biasanya masih bisa menjaga diri dan melakukan aktivitas normal lainnya. MCI mungkin merupakan tanda awal penyakit Alzheimer, tetapi tidak semua orang dengan MCI akan berkembang menjadi Alzheimer.


Tanda-tanda MCI meliputi:

  1. Sering kehilangan barang

  2. Lupa pergi ke acara atau janji penting

  3. Mengalami lebih banyak kesulitan untuk menemukan kata-kata yang diinginkan daripada orang lain pada usia yang sama

Jika Anda memiliki MCI, kunjungi dokter Anda setiap enam sampai 12 bulan untuk melacak perubahan memori dan keterampilan berpikir Anda dari waktu ke waktu. Mungkin ada kebiasaan dan perilaku yang dapat Anda ubah atau aktivitas yang dapat Anda lakukan untuk membantu Anda mempertahankan daya ingat dan keterampilan berpikir.





Demensia dan penuaan

Demensia bukanlah bagian normal dari penuaan. Ini termasuk hilangnya fungsi kognitif — berpikir, mengingat, belajar, dan bernalar — dan kemampuan perilaku sejauh itu mengganggu kualitas hidup dan aktivitas seseorang. Kehilangan ingatan, meskipun umum, bukan satu-satunya tanda demensia. Orang dengan demensia biasanya juga memiliki masalah dengan keterampilan bahasa, persepsi visual, atau perhatian. Beberapa orang mengalami perubahan kepribadian.


Meskipun ada berbagai bentuk demensia, penyakit Alzheimer adalah bentuk paling umum pada orang di atas usia 65 tahun. Bagan di bawah ini menjelaskan beberapa perbedaan antara tanda-tanda penuaan normal dan Alzheimer.



Perbedaan antara penuaan normal dan penyakit Alzheimer

Penuaan Normal

Alzheimer

Sesekali membuat keputusan yang buruk


Sering kali membuat penilaian dan keputusan yang buruk

Sering pembayaran bulanan

Mempunyai masalah mengurus tagihan bulanan

Lupa hari apa dan mengingatnya kemudian

Kehilangan jejak tanggal ataupun waktu

Terkadang lupa kata apa yang harus digunakan

Mengalami kesulitan berkomunikasi

Kehilangan barang dari waktu ke waktu

Sering salah menaruh barang dan tidak dapat menemukannya kembali

Kehilangan ingatan? Kapankah kita harus mengunjungi dokter?

Jika Anda, anggota keluarga, atau teman memiliki masalah dalam mengingat kejadian baru-baru ini atau mempunyai masalah untuk berpikir jernih, bicarakan dengan dokter. Dokter mungkin akan menyarankan berbagai test dan pemeriksaan termasuk pemindaian otak (CT Scan), untuk membantu menelusuri sumber masalah memori tersebut.


Memori dan masalah berpikir lainnya memiliki banyak kemungkinan penyebab, termasuk depresi, infeksi, atau efek samping pengobatan. Terkadang, masalahnya dapat diobati, dan kognisi meningkat. Di lain waktu, jika masalahnya adalah gangguan otak, seperti penyakit Alzheimer, maka tidak dapat dipulihkan.


Menemukan penyebab masalah penting untuk menentukan tindakan terbaik. Setelah mengetahui penyebabnya, Anda bisa membuat rencana pengobatan yang tepat. Orang dengan masalah ingatan sebaiknya memeriksakan ingatan mereka setiap enam hingga 12 bulan. Mereka dapat meminta anggota keluarga, teman, atau kantor dokter untuk mengingatkan mereka jika mereka khawatir mereka akan lupa.


Source : https://www.nia.nih.gov/health/memory-forgetfulness-and-aging-whats-normal-and-whats-not



bottom of page